Skip to main content
padlock icon - secure page this page is secure

Open Access Small Dense Low Density Lipoprotein Sebagai Prediktor Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Anak Lelaki Obes Pra-Pubertal

Download Article:

The full text article is available externally.

The article you have requested is supplied via the DOAJ. View from original source.

This article is Open Access under the terms of the Creative Commons CC BY-NC-SA licence.

Latar belakang. Meningkatnya prevales obesitas pada anak menyebabkan meningkatnya komorbiditas akibat penyakit lain, salah satunya adalah penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyakit penyebab kematian yang penting. Small Dense LDL (sdLDL) pada obesitas dewasa terbukti dapat dijadikan prediktor risiko penyakit jantung koroner. Penelitian serupa pada obesitas anak belum pernah dilakukan. Tujuan. Mengetahui faktor risiko PJK pada obesitas anak dengan menggunakan sdLDL, serta kaitan adipositokin dengan timbulnya faktor risiko penyakit jantung koroner (PJK). Metode. Penelitian potong lintang untuk mendeteksi risiko PJK dan peran indeks massa tubuh (IMT), masa lemak tubuh (MLT), leptin, adiponektin dan TNF-�� terhadap risiko PJK pada anak lelaki obes prapubertal usia 5-9 tahun. Indeks massa tubuh ditentukan dengan menggunakan kurva CDC, massa lemak tubuh dihitung dengan alat body fat analyzer. Profil lipid, CRP, leptin, adiponektin, dan TNF-�� diperiksa setelah subjek puasa selama 12 jam. Leptin, adiponektin, dan TNF-����diperiksa dengan cara ELISA. Hasil. Seluruh subjek mempunyai IMT di atas nilai normal demikian pula MLT. Sebagian besar subjek mempunyai kadar TG, kolesterol total dan LDL meningkat dengan kadar kolesterol HDL menurun. Small dense LDL ditemukan pada sebagian kecil subjek. Kadar leptin dan TNF-�� meningkat, sedangkan kadar adiponektin menurun. Hanya sebagian kecil subjek mengalami inflamasi kronik derajat rendah yang ditentukan dengan memeriksa CRP. Kesimpulan. Risiko PJK telah tampak pada anak lelaki obes pra-pubertal. Indeks massa tubuh, MLT, leptin, adiponektin dan TNF-�� tidak berhubungan dengan terjadinya sd LDL.
No References
No Citations
No Supplementary Data
No Article Media
No Metrics

Document Type: Research Article

Affiliations: Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Indonesia/RS Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Publication date: January 1, 2016

  • Access Key
  • Free content
  • Partial Free content
  • New content
  • Open access content
  • Partial Open access content
  • Subscribed content
  • Partial Subscribed content
  • Free trial content
Cookie Policy
X
Cookie Policy
Ingenta Connect website makes use of cookies so as to keep track of data that you have filled in. I am Happy with this Find out more