Skip to main content
padlock icon - secure page this page is secure

Open Access Mengenal Bayi dengan Sindrom Putus Obat: Laporan Kasus

Download Article:

The full text article is available externally.

The article you have requested is supplied via the DOAJ. View from original source.

This article is Open Access under the terms of the Creative Commons CC BY-NC-SA licence.

Sindrom putus obat pada bayi baru lahir merupakan kumpulan gejala dan tanda putus obat, dengan karakteristik manifestasi iritabilitas sistem saraf pusat, gangguan sistem autonom, sistem respiratorik serta sistem gastrointestinal tergantung pada masing-masing obat penyebab. Penegakan diagnostik didasarkan pada riwayat penggunaan obat terlarang selama ibu hamil, pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang. Keterlambatan diagnosis dapat meningkatkan risiko komplikasi perinatal dan pasca natal yang dapat dialami bayi diantaranya ketuban pecah dini, gawat janin, prematuritas, bayi berat lahir rendah, asfiksi, dan sudden infant death syndrome (sindrom kematian mendadak pada bayi). Dengan sistem skoring yang baik, tata laksana yang diberikan dapat mencapai tujuan yaitu menghilangkan pengaruh obat tanpa menimbulkan gejala putus obat yang berat.
No References
No Citations
No Supplementary Data
No Article Media
No Metrics

Document Type: Research Article

Affiliations: Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, RS Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Publication date: January 1, 2016

  • Access Key
  • Free content
  • Partial Free content
  • New content
  • Open access content
  • Partial Open access content
  • Subscribed content
  • Partial Subscribed content
  • Free trial content
Cookie Policy
X
Cookie Policy
Ingenta Connect website makes use of cookies so as to keep track of data that you have filled in. I am Happy with this Find out more